10 Penemuan Teknologi yang Akan Mengubah Hidup Kita

1. Ekonomi Hidrogen

Daripada minum dengan rakus minyak yang harus diimpor sehingga kita dikuasai oleh para penyuplai minyak, kenapa kita tidak membalikkan kembali air ke dalam hidrogen dan membakarnya (atau menggunakan pengisi sel bahan bakar). Sementara itu, satu-satunya hasil dari pembakaran hidrogen adalah …lebih banyak lagi air! Suatu sirkulasi yang menguntungkan. Namun bagaimanapun, penyimpanan hidrogen menjadi suatu isu yang tajam, karena kepadatannya yang rendah, dan hidrogen bisa jadi akan menggantikan ekonomi minyak yang sudah ada.

2. Terapi kesehatan dengan kloning

Lupakan cerita-cerita tentang produksi kopi/salinan dari domba-domba atau manusia. Secara keseluruhan gagasan dibalik pengklonan adalah pertumbuhan organ/bagian tubuh pengganti atau jaringan di mana tubuh akan melihat tidak ada alasan untuk menolak organ / jaringan baru tersebut. Organ tubuh yang mengalami kerusakan atau diserang kanker bisa digantikan dengan organ yang baru, sehingga bagian yang baru tersebut sudah terbebas dari penyakit yang diderita sel induknya.

3. Penegakkan hukum Moore

Hukum Moore, yang dinyatakan oleh salah satu pendiri Intel, Gordon Moore pada tahun 1965, menyiratkan bahwa kompleksitas sebuah mikroprosesor – peningkatan jumlah penggunaan transistor pada keping IC (Integrated Circuit) – akan meningkat dua kali lipat tiap 18 bulan sekali.

Namun sedikitnya dua puluh tahun terakhir para pakar sudah menyingkirkan rintangan hukumtersebut, dan industri chip sedang menghancurkan penghalang-penghalang itu. Perkembangan teknologi dewasa ini menjadikan Hukum Moore semakin tidak relevan. Hal ini semakin nyata setelah Intel secara resmi memulai arsitektur prosesornya dengan code Nehalem. Prosesor ini akan mulai menerapkan teknik teknologi nano dalam pembuatan prosesor, sehingga tidak membutuhkan waktu selama 18 bulan untuk melihat peningkatan kompleksitas tapi akan lebih singkat.

Saat ini para pakar tersebut tidak setuju jika Hukum Moore membuat puluhan tahun terlewati begitu saja. Namun apabila dihubungkan dengan tingkat kehandalan teknologi komputerisasi saat ini, maka tampak jelas kalau kita sudah melihat banyak hal.

4. Alat cetak desktop 3 dimensi

Daripada Anda harus ke toko untuk membeli perkakas yang dibutuhkan, lebih baik Anda men-download sebuah rancangan perkakas pilihan kita lalu mewujudkannya di dalam sebuah alat cetak desktop 3 dimensi. Langkah selanjutnya adalah anda mendisain sendiri perkakas-perkakas, memposting desain-desain tersebut, menjualnya dan seterusnya. Usaha rumah tangga dalam bidang pembuatan mainan anak-anak, peralatan dapur, dan barang kerajinan penghias rumah, yang sering dianggap remeh, sekarang akan menjadi raja!

5. Komputerisasi berdasarkan pada lokasi-lokasi di bumi

Daripada mengelik satu ikon di layar browser, lebih baik Anda berjalan ke luar rumah, mengarahkan ponsel Anda ke salah satu bentuk tiga dimensi (misalnya sebuah gedung pusat bisnis), klik ponsel, dan dengan seketika Anda mendapat informasi perihal apa saja mengenai tempat yang dituju oleh ponsel Anda tersebut dengan melakukan lompatan melalui beberapa situs web. Seperti juga server-server dengan alamat Internet (IP = Internet Protocol Address), maka akan ada juga server-server dengan koordinat-koordinat permukaan bumi sebagai pengganti IP Address.

6. Sel Surya yang lebih baik dan murah

Ongkos sebuah kumpulan sel fotovolta yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik sedang mengalami masa keruntuhan. Dalam masa kurang dari sepuluh tahun, ongkos energi matahari bisa menjadi sebesar ongkos listrikdi dalam jaringan listrik, dan sel surya akan menjadi salah satu fitur standar di dalam konstruksi sebuah rumah baru. Rumah Anda akan bisa memberi tenaga untuk dirinya sendiri sekitar sepertiga waktu – dimana pada umumnya ilmu pengetahuan tidak bisa berbuat banyak pada malam hari dan di saat cuaca buruk.

7. Robot yang bisa berjalan

Tantangan DARPA terbaru berupa mobil-mobil robot yang memenuhi jalan-jalan di pinggiran kota, tanda-tandanya sudah akan muncul. Mengapa harus mengendarai mobil yang anda jual untuk memenuhi pesanan pelanggan kalau Anda bisa mengirimkan mobil tersebut ? Kita mungkin akan melihat iring-iringan truk-truk ROBOT (Residents Official Board of Technology = pekerja rumah tangga hasil teknologi / bukan manusia) di jalan raya. Bisa jadi truk-truk robot tersebut akan lebih diterima digudang-gudang untuk menangani pekerjaan antar-jemput setiap harinya.

8.Pengembangan secara luas internet nirkabel

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access=Jaringan mendunia dengan kemampuan bertukar informasi secara cepat dan baik dengan akses gelombang mikro ), 3G (3 rd Generation), 4G (4 th Generation) dll., adalah teknologi yang mengacu pada suatu sistem internet nirkabel yang menyebar, semua menjadi terhubung secara online ke mana-mana, sepanjang waktu, dan berkesinambungan. Hal tersebut menyiratkan kemungkinan adanya hubungan atau koneksi secara penuh antara dua alat secara acak. Anda ingin memeriksa atau mematikan alarm di pintu rumah dari telepon genggam? Itu akan menjadi gampang. Lebih mudah dari pada melepaskan colokannya secara konvesional.

9. Terapi gen atau sel utama

Beberapa penyakit pada kenyataannya diwariskan secara turun temurun – penyakit-penyakit tersebut berada di dalam gen-gen. Tetapi para ilmuwan bekerja untuk mengubah gen-gen itu dan menyiasati sel yang cacat agar mengalami pertumbuhan yang benar. Barangkali, suatu masa, kelahiran yang cacat akan bisa dianggap sebagai penyakit radang paru paru biasa, bukan suatu hal yang berat.

10. Perpustakaan digital

Terkoneksi secara total bisa menjadi tidak berarti jika semua yang didapatkan oleh Wikimuers di internet adalah foto-foto panas artis Ayu Azhari, misalnya – he he he. Tetapi digitalisasi semua pekerjaan manusia yang terakumulasi sudah diproses dengan cepat sekarang ini. Semua jalur MIT sekarang sudah online dan jika anda belum pernah melakukannya, lakukan cek di Google Book Search. Akan tiba suatu masa bagi kita ketika setiap pertanyaan yang faktual akan dapat langsung dijawab dengan segera, secara online. Tetapi sayangnya, pertanyaan-pertanyaan anda di internet biasanya selalu yang gampang-gampang saja, jadi tidak sebanding dengan kecanggihannya.

Anwariansyah http://www.wikimu.com/

Add comment June 29th, 2010

Perjuangan Kebenaran Yang Dijanjikan

Benarkah Rasulullah SAW dapat “melihat” masa depan?

Di kalangan umat Islam masa kini ada yang menyangkal bahwa Rasulullah SAW telah mengatakan sesuatu kejadian sebelum hal tersebut terjadi. Mereka katakan, “Rasulullah bukan peramal!” Perkataan mereka tersebut benar, tapi kurang tepat. Memang Rasulullah SAW bukan peramal. Ketika Rasulullah mengatakan sesuatu tentang masa depan baginda bukan meramal, melainkan menceritakan berita dari Allah Ta’ala yang sampai padanya. Jadi apa yang disampaikan Rasulullah bukan menebak, melainkan menceritakan sesuatu yang pasti terjadi. Karena itulah baginda disebut “shadiqul masduq”, perkataannya benar dan dibenarkan oleh Allah Ta’ala. Rasul-rasul yang terpilih memang diberi pengatahuan ghaib termasuk tentang peristiwa yang belum terjadi sesuai Firman Allah dalam Al Quran, terjemahnya:

Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya.

(QS Ali Imran: 179) (more…)

Add comment June 29th, 2010

SHALAT KHUSYU’

Dewasa ini Shalat dianggap sebuah “kewajiban” bagi umat muslim. padahal Shalat merupakan kebutuhan setiap manusia dalam rangka menjalankan ibdah kepada-Nya. Shalat adalah sebuah ibadah yang masuk kedalam rukun ISLAM dan menurut saya sebuah hal yang “sebenarnya” mudah dilakukan.

Penanaman kewajiban shalat sejak dini merupakan hal yang harus kita lakukan untuk membuat hal itu menjadi ringan, dan sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan ari aktivitas sehari-hari….

“Shalat Khusyu” memiliki banyak penafsira, ada yang bilang jika kita hapal arti dari seluruh bacaan shalat itu disebut khusyu’ tapi adapula yang berkata cukup hapal bacaan saja sudah dikatakan khusyu’(saya juga ga tau sebenernya itu gmana!!hehe.)

Namun dalam buku “Pelatihan Shalat Khusyu’” yang ditulis oleh abu sangkan bahwa, rasa khusyu’ itu tidak kita ciptakan namun kita belajar memasuki dan menerima rasa khusyu’ tersebut.kita hanya mendapatkan, bukan menciotakan rasa khusyu’.



Shalat memiliki kemampuan untuk mengurangi kecemasan karena terdapat lima unsur di dalamnya, yaitu :

  1. Meditasi atau doa teratur, minimal lima kali sehari
  2. Relaksasi melalui gerakan-gerakan shalat
  3. Hetero atau auto segesti dalam bacaan shalat
  4. Group-therapy dalam shalat jama’ah, atau bahkan dalam shalat sendirian pun minimal ada aku dan Allah
  5. Hydro therapy dalam mandi junub atau wudhu’ sebelum shalat

Hadis Nabi :

Kececeran yang pertama akan kamu alami dari agamamu ialah amanat, dan kececeran yang terakhir ialah shalat. Dan sesungguhnya (akan terjadi) orang-orang melakukan shalat, sedang mereka tidak berakhlak.

Kita tidak pernah menyadari untuk memanfaatkan shalat sebagai alat penolong, sumber hidup, penerang jiwa & tepat kita bertanya tentang persoalan yang sulit dipecahkan

Sedikit Reflexi buat kita bahwa SHALAT adalah cara yang paling mudah dilakukan oleh manusia…

tidak mengeluarkan uang,tidak menghilangkan waktu kita!!!okehh…

Add comment June 29th, 2010

Kisah Perjalanan Rasulullah SAW ke Surga Bersama Dua Tamunya

Di suatu pagi hari, Rasulullah SAW bercerita kepada para sahabatnya, bahwa semalam beliau didatangi dua orang tamu. Dua tamu itu mengajak Rasulullah untuk pergi ke suatu negeri, dan Rasul menerima ajakan mereka. Akhirnya mereka pun pergi bertiga.

Ketika dalam perjalanan, mereka mendatangi seseorang yang tengah berbaring. Tiba-tiba di dekat kepala orang itu ada orang lain yang berdiri dengan membawa sebongkah batu besar. Orang yang membawa batu besar itu dengan serta merta melemparkan batu tadi ke atas kepala orang yang sedang berbaring, maka remuklah kepalanya dan menggelindinglah batu yang dilempar tadi. Kemudian orang yang melempar batu itu berusaha memungut kembali batu tersebut. Tapi dia tidak bisa meraihnya hingga kepala yang remuk tadi kembali utuh seperti semula. Setelah batu dapat diraihnya, orang itu kembali melemparkan batu tersebut ke orang yang sedang berbaring tadi, begitu seterusnya ia melakukan hal yang serupa seperti semula.

Melihat kejadian itu, Rasulullah bertanya kepada dua orang tamu yang mengajaknya, “Maha Suci Allah, apa ini?”

“Sudahlah, lanjutkan perjalanan!” jawab keduanya. (more…)

Add comment June 28th, 2010

Gambar Kejamnya ISRAEL-LAKNATULLAH

GAMBAR KEKEJAMAN ISRAEL

Add comment June 28th, 2010

Ali bin Abi Thalib, Insan Yang Sempurna

Hari ketika Ali terlahir ke dunia di dalam Kaabah, mata warga Mekah terbelalak menyaksikan keajaiban ini. Sebab, tak pernah ada seorangpun yang lahir di dalam Kaabah selain putra Abi Thalib ini. Kejadian tersebut mengisyaratkan bahwa putra yang lahir pada tanggal 13 Rajab ini adalah orang besar yang disegani dan dikagumi bahkan ribuan tahun setelah kematiannya. Kehidupannya yang penuh makna telah melahirkan pemikiran besar yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang hidup sezaman dengannya dan diwarisi oleh generasi-generasi berikutnya.

Hari ini kita memperingati kelahiran insan yang dikenal keluasan dan kedalaman ilmunya. Dia figur pemimpin yang bijak dan ramah. Dia adalah sosok manusia dengan kepribadian yang kuat dan stabil. Sebelum menjalankan keadilan dia terlebih dahulu menerapkannya pada diri sendiri. Kemuliaan akhlak menjelma dalam bentuk terindah dalam dirinya. Beliau memadukan antara pemikiran yang tajam dan mendalam dengan kasih sayang yang lembut. Malam hari ketika larut dalam ibadah, dia terputus dari segala sesuatu kecuali Allah. Di siang hari, dia terjun ke tengah medan dengan berbagai aktivitas sosial dan politik.

Sosok pemimpin agung ini dikenal pemaaf, pemberani dan ksatria tanpa tandingan. Jawara di medan perang ini tampil sebagai ilmuan yang bijak saat berbicara menebar hikmah. Semua orang dengan seksama mendengar tutur kata yang bak mutiara bertebaran dari lisannya. Setiap malam bintang-bintang di langit menjadi saksi air mata penghambaan dan kekhusyukannya dalam beribadah. Suara lirih munajatnya di kegelapan malam menyentuh hati siapa saja yang mendengarnya. Dialah Ali bin Abi Thalib, sosok insan kamil yang menyandang seluruh sifat kesempurnaan dan keindahan manusia Ilahi.

Imam Ali (as) putra keempat Abi Thalib lahir tanggal 13 Rajab sepuluh tahun sebelum kenabian Rasulullah Saw. Ibunya bernama Fatimah binti Asad, wanita agung yang dikenal karena kesucian dan kemuliaannya. Ali yang lahir di dalam Kaabah hanya hidup bersama ayahandanya sampai berusia enam tahun. Sebab, kota Mekah kala itu didera paceklik yang melambungnya harga barang-barang kebutuhan hidup. Beban biaya pengeluaran keluarga warga Mekah melonjak. Nabi Saw akhirnya mendatangi sang paman dan menawarkan diri untuk mengasuh Ali demi meringankan beban ekonomi Abu Thalib. Sejak itulah Ali diasuh dan dididik langsung oleh Nabi Saw. Dalam salah satu khotbahnya yang tercatat dalam kitab Nahjul Balaghah, Imam Ali (as) menceritakan masa itu dan mengatakan, “Aku selalu mengikuti Nabi layaknya anak unta yang mengikuti induknya. Setiap hari Nabi Saw mengajarkan akhlak yang mulia kepadaku dan memintaku untuk mencontohnya.”

Setelah wahyu turun dan Nabi Saw memulai tugas risalah kenabian, Ali adalah orang pertama yang menerima seruan Nabi dan mengikuti agama yang beliau bawa. Suatu hari, Abu Thalib melihat putranya sedang shalat bersama Nabi Saw. Kepada putranya itu, Abu Thalib bertanya, “Anakku, apa yang kau lakukan tadi?” Ali menjawab, “Aku telah menerima ajaran Islam dan demi mendapat keridhaan Allah aku melaksanakan shalat bersama sepupuku.” Abu Thalib berkata, “Anakku, jangan sampai engkau berpisah darinya, sebab dia tak akan pernah mengajakmu kecuali kepada kebaikan dan kebahagiaan.”

Allah memerintahkan RasulNya untuk pertama-tama mengajak sanak keluarga terdekatnya kepada ajaran tauhid. Untuk melaksanakan perintah Allah, Nabi Saw mengundang 40 orang dari keluarga dekatnya untuk sebuah jamuan makan. Namun di hari pertama, beliau tak sempat menyampaikan risalah kenabian kepada mereka. Di hari berikutnya, beliau melakukan hal yang sama. Di hadapan sanak keluarga itu, Nabi Saw bersabda, “Siapakah di antara kalian yang bersedia membantuku dan beriman kepadaku sehingga aku menjadikannya sebagai saudaraku dan penerus setelahku?’ Ali bangkit dan menjawab, “Aku siap membantu dan membelamu, ya Rasulullah.” Nabi Saw meminta sepupunya itu untuk duduk. Beliau mengulang kata-kata sebelumnya untuk kali kedua. Tak ada yang menjawab selain Ali. Kejadian yang sama terulang sampai tiga kali. Akhirnya Nabi Saw di hadapan sanak keluarga beliau bersabda, “Ali adalah saudara, penerima wasit, pewaris dan penggantiku di tengah kalian.”

13 tahun berlalu sejak Nabi Saw pertama kali menyampaikan risalah tauhid di Mekah. Segala macam gangguan beliau hadapi dengan tabah dan kesabaran yang tak terlukiskan. Akhirnya, setelah kondisi tidak lagi memungkinkan bagi beliau untuk melanjutkan misinya di kota itu, Rasul Saw hijrah ke kota Madinah setelah sebelumnya beliau memerintahkan kaum muslimin untuk berhijrah terlebih dahulu. Malam hari ketika hendak meninggalkan rumahnya, beliau meminta Ali (as) untuk tidur di pembaringannya. Ali menerima perintah itu dengan senang hati meski nyawa harus menjadi taruhannya. Kisah pengorbanan besar putra Abu Thalib itu diabadikan oleh Allah Swt dalam al-Qur’an. Allah berfirman:
“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hambanya.” (QS. al-Baqarah (2) : 207)

Selama tiga hari setelah Rasulullah hijrah, Ali menyerahkan semua amanat yang ada di tangan Rasul kepada para pemiliknya. Selanjutnya, beliau bersama ibunya Fatimah binti Asad, Fatimah putri Rasulullah Saw dan beberapa orang lainnya bertolak meninggalkan Mekah menuju Madinah. Menyaksikan kedatangan Ali dan rombongan di Madinah, Rasulullah Saw bersuka cita dan memuji pengorbanan Ali yang tiba di kota baru itu dalam kondisi kaki yang melepuh dan terluka.

Di Madinah, Rasulullah Saw mengikat kaum muslimin dalam ikatan persaudaraan antara mereka. Masing-masing orang menemukan saudaranya sedangkan Ali dikhususkan oleh Rasul untuk menjadi saudaranya. Beliau bersabda, “Wahai Ali, engkau adalah saudaraku di dunia dan akhirat.” Tahun kedua, Nabi menikahkan putri kesayangannya, Fatimah (as) dengan Ali. Tak lama kemudian, terjadi perang Badar yang mementaskan keberanian, kepahlawanan dan ketulusan Ali. Kepahlawanan Ali pun menjadi buah bibir.

Sheikh Mufid mengatakan, “Ketika perang berkecamuk di Uhud, Ali menjadi primadona sehingga Nabi Saw bersabda, “Ali dariku dan aku darinya.” Di perang inilah, dari langit terdengar suara yang berseru, “Tidak ada ksatria seperti Ali dan tak ada pedang seperti Dzul Fiqar.”

Tahun kelima hijrah terjadi perang Khandaq. Lebih dari sepuluh ribu orang memperkuat lasykar Kafir. Mereka datang dari berbagai penjuru jazirah Arabia untuk menghancurkan Madinah. Terjadi duel yang terkenal antara Ali dari pasukan Islam dan Amr bin Abdi Wad, dari pasukan Kufur. Duel itu dikomentari oleh Nabi Saw dalam sabdanya, “Keimanan sepenuhnya tengah bertempur melawan kekafiran seutuhnya. Ali berhasil menyungkurkan Amr dan jawara kafir yang ditakuti itu tewas di tangan pemuda bernama Ali.

Perang Khaibar pecah. Pengkhianatan orang-orang Yahudi Khaibar tidak bisa dibiarkan. Nabi Saw dua kali mengirim ekspedisi militer untuk menundukkan Khaibar yang dikokohkan dengan sejumlah benteng kuat. Kedua ekspedisi itu gagal. Akhirnya, Rasul Saw mengumumkan akan mengirim ekspedisi berikutnya dan bersabda, “Besok aku akan menyerahkan bendera ini kepada orang yang tidak akan pernah lari dari medan perang. Dia orang yang mencintai Allah dan RasulNya dan dicintai oleh Allah dan RasulNya. Allah akan membuka benteng Khaibar dengan tangannya.” Esok hari, Rasulullah Saw menyerahkan panji itu kepada Ali bin Thalib dan Allah menganugerahkan kemenangan kepada kaum muslimin.

Ali selalu menyertai Rasul dalam suka maupun duka. Ali bersama Nabi kala beliau terusir dari Mekah dan menyertai beliau kala Mekah ditakluk. Tahun kesepuluh hijrah, sekembalinya dari Haji Wada’ atau haji perpisahan, Nabi Saw mengumpulkan semua yang bersama beliau di Ghadir Khum dan bersabda, “Barang siapa yang menjadikan aku sebagai pemimpinnya, Ali adalah pemimpinnya pula.”

Imam Ali (as) adalah sosok pemimpin yang dikenal adil. Tak ada yang dapat menandingi keadilan figur yang dididik langsung oleh Nabi Muhammad Saw ini. Dalam sebuah riwayat, Imam Ali (as) berkata, “Ketahuilah, bahwa sejengkal pun tanah yang dihadiahkan kepada orang tanpa hak dan sekeping pun uang yang diambil secara tidak benar dari baitulmal akan ditarik kembali ke kas pemerintahan Islam Sesungguhnya kebenaran tidak akan mengubah apapun menjadi batil. Berlalunya masa tidak membuatku melupakan masalah ini…”

Suatu malam, Talhah dan Zubair datang menemui Imam Ali saat beliau sedang melakukan penghitungan khazanah Baitul Mal. Ali memadamkan lampu dan menghidupkan lampu yang lain. Beliau berkata, “Lampu ini adalah milik baitul mal yang aku gunakan untuk kepentingan baitul mal sendiri. Tapi lampu yang sekarang ini kuhidupkan adalah milik pribadi sebab kalian datang kepadaku untuk berbicara soal pribadi. Aku tak mau menggunakan barang baitul mal untuk kepentingan yang lain.” Setelah pertemuan itu usai, keduanya beranjak pergi sambil bergumam, “Tidak ada orang yang kuat menghadapi keadilan seperti ini.”

Mengapa Ali sedemikian diagungkan dan dipuja? Mengapa sepanjang sejarah dia dicintai dan disanjung? Ali adalah manusia Ilahi yang hanya berbuat dan berkata untuk keridhaan Allah. Itulah yang membuatnya kekal. Beliau pernah menggambarkan keunggulan ilmu atas harta, yang salah satunya adalah;
“Pengumpul harta adalah orang yang mati saat mereka masih hidup sementara orang yang berilmu akan tetap hidup meski ia telah mati. Jasadnya telah lebur dan binasa tapi kesan dan pengaruhnya kekal di hati.”

article yang bagu..maaf bukannya plagiat..cuma ingin menyebarkan!

http://buali.wordpress.com/2010/06/22/ali-bin-abi-thalib-insan-yang-sempurna/

Add comment June 28th, 2010

Selamat Datang Di dunia antah berantah

Disini adalah dunia dimana manusia dapat banyak inspirasi dan imajinasi yang positif dan negatif. Kitahus dapat memposisikan diri kita pada posisi yang terus meningkat dalam perspektif ISLAM yaitu menjadi Insan ULUL ALBAB…Amiin

Add comment June 28th, 2010


Calendar

January 2012
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Links

Pages